PEDULI LANSIA, TANGGUNG JAWAB YANG MUDA

Sri Mulyani Nasution

Akhir-akhir ini, masa batas usia manusia, termasuk batas usia perempuan indonesia bertambah panjang dibanding masa-masa sebelumnya. Secara statistik, harapan hidup perempuan Indonesia lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Perempuan diperkirakan dapat mencapai usia 68 tahun sedangkan laki-laki mencapai 65 tahun.

 Konsekuensinya semakin lama para orang tua kita bertahan hidup  dengan sendirinya membutuhkan kepedulian para orang muda. Kebutuhan akan perhatian orang muda dikarenakan terjadinya perubahan pada lansia antara lain:

  • Kemampuan dan gerakan fisik
  • Keinginan-keinginan
  • Perasaan
  • Hubungan dengan orang sekitar

Perubahan yang dialami tersebut pada umumnya mengganggu kualitas hidup lansia, karena aktivitas yang dapat dilakukan menjadi terbatas.

Dampak Keterbatasan Lansia:

  • Rewel
  • Seperti  anak kecil
  • Sangat tergantung
  • Tidak bisa diandalkan
  • Mudah lupa/pikun
  • Suka marah-marah tanpa sebab yang jelas

Apabila orang-orang muda yang ada di sekeliling lansia tidak peka, kurang memiliki tanggungjawab dan kurang mengembangkan rasa kasih sayang serta tidak pandai berbakti  akan selalu merasa terbebani dengan kondisi para lansia tersebut.

Keluarga lansia yang masih muda dan sehat sangat diharapkan  untuk lebih memperhatikan kehidupan para lansia, merawat mereka dan memahami  hambatan-hambatan yang dialami karena kondisi penuaan.

Disamping merawat lansia dan memperhatikan kebutuhan fisiknya, salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mensejahterakan para lansia adalah memberi dorongan dan kesempatan untuk dapat bersosialisasi dan meningkatkan religiusitasnya.

Menurut penelitian, orang-orang yang terbiasa melakukan kegiatan keagamaan secara teratur dan terbiasa berdoa memiliki resiko kematian yang rendah sehingga memiliki usia yang lebih panjang. Fenomena yang tidak bisa diingkari adalah bahwa kelompok pengajian kebanyakan terdiri dari perempuan lansia. Dalam upaya memenuhi kebutuhannya akan interaksi sosial, para perempuan lansia  sekaligus dapat memenuhi kebutuhan untuk mengembangkan religiusitas.

Hadits Qudsy yang dirawikan oleh al-Hakim dari Ustman RA.

“Allah Swt. Berfirman, jika hambaKu mencapai 70 tahun, malaikat mencintai dia, jika mencapai 80 tahun, ditulislah semua kebajikannya dan dihapuskan kejahatannya dan jika mencapai usia 90 tahun, diampuni dosa-dosanya dan ia dapat memberi syafaat dan berkah bagi keluarganya.

Penutup

  • Mencapai usia lanjut adalah anugerah Allah. Setiap orang berdoa agar tetap sehat dan berfungsi secara baik sampai akhir hayatnya.
  • Oleh karenanya, menjaga lansia  merupakan aktivitas yang membanggakan dan sangat diridhoi Allah Swt.

Kunci terpenting:

  • Kasih sayang
  •  Ikhlas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s